PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KEJAKSAAN NEGERI KOTAWARINGIN TIMUR

Authors

  • Oki Liana
  • Seanewati Oetama

Abstract

Judul penelitian ini adalah Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Punishment terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur. Penelitian ini dilakukan pada pegawai Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur. Penelitian ini dilakukan dengan teknik jenuh sampling yaitu semua populasi diambil sebagai sampel yang kemudian dikatakan sebagai responden. Dan data diuji dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis, dan analisis data penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif, Analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analisis determinasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada penelitian ini adalah Uji-t untuk variabel Gaya Kepemimpinan (X1) yaitu thitung 4,029 > ttabel 2,02619 dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan antara Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai. Sedangkan untuk Uji-t signifikan variabel Punishment (X2) yaitu thitung 7,934 > ttabel 2,02619dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh signifikan antara Punishment terhadap Kinerja Pegawai. Kemudian untuk Uji-f yaitu Fhitung 43,281 > Ftabel 3,25 dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 artinya secara simultan Gaya Kepemimpinan dan Punishment berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Angka r sebesar 0,837 menunjukan hubungan/korelasi antara kinerja pegawai dengan variabel bebasnya adalah sangat kuat (signifikan). R square sebesar 0,701 artinya 70,1% variabel kinerja pegawai (Y) dapat diterangkan oleh variabel Gaya Kepemimpinan (X1) dan Punishment (X2), sedangkan sisanya 29,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini seperti disiplin kerja, Reward, motivasi, dan lain sebagainya, berdasarkan hasil uji regresi liner berganda diperoleh persamaan Y = 4,465 + 0,266 (X1) + 0,502 (X2) artinya skor/nilai konstanta (α) menunjukan apabila tidak ada kenaikan variabel Gaya Kepemimpinan dan Punishment maka nilai Kinerja Pegawai adalah sebesar 4,465. Dan setiap penambahan satu skor/nilai variabel Gaya Kepemimpinan memberikan kenaikan sebesar 0,266 terhadap kinerja pegawai dengan syarat X2 tetap serta setiap penambahan satu skor/nilai variabel Punishment memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,502 terhadap kinerja pegawai denga X1 tetap.

Downloads

Published

2021-07-22

Issue

Section

Articles